Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah sebuah paragraf dimana gagasan utamanya disampaikan dengan cara menggambarkan secara jelas objek, tempat, atau peristiwa yang sedang menjadi topik kepada pembaca. Sehingga pembaca seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang diungkapkan dalam teks tersebut.

Tujuan Teks Deskripsi

Tujuan teks berbeda dengan teks negosiasi, dimana tujuan teks deskripsi sangat jelas yaitu agar orang yang membaca teks ini seolah-olah sedang merasakan langsung apa yang sedang di jelaskan dalam teks tersebut.

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Ciri-ciri yang dimiliki teks ini sangat jelas sehingga akan sangat mudah membedakan teks ini dengan teks lainnya.

Berikut ini ciri-cirinya:

  • Paragraf deskripsi menggambarkan sesuatu.
  • Paragraf yang digambarkan dijelaskan secara sangat jelas dan rinci serta melibatkan kesan indera.
  • Ketika pembaca membaca teks deskripsi, maka seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang dibahas di dalam teks.
  • Teks deskripsi menjelaskan ciri-ciri fisik objek, seperti bentuk, ukuran, warna, atau ciri-ciri psikis/keadaan suatu objek dengan rinci.

Struktur Teks Deskripsi

Adapun 3 struktur yang menyusun teks deskripsi sehingga menjadi satu keutuhan. 3 struktur tersebut yaitu:

1. Identifikasi

Penentu identitas seseorang, benda, dan sebagainya.

2. Klasifikasi

Penyusunan ber-sistem dalam kelompok menurut kaidah atau standar yang telah ditetapkan.

3. Deskripsi bagian

Bagian teks yang berisi tentang gambaran-gambaran bagian didalam teks tersebut.

Jenis Teks Deskripsi

Dari sumber yang Yuksinau.id dapat, teks deskripsi sendiri dibedakan menjadi 3 macam yaitu:

  1. Teks paragraf deskripsi subjektif : suatu paragraf deskripsi yang penggambaran objek nya menurut kesan yang dimiliki oleh penulis teks.
  2. Teks paragraf spatial: dalam teks ini objek yang digambarkan hanya berupa tempat, benda, ruang dan lainnya.
  3. Teks paragraf objektif: teks ini objek digambarkan apa adanya menurut keadaan objek yang sebenarnya tanpa penambahan opini dari penulis itu sendiri.

Langkah-langkah Membuat Teks / Paragraf Deskripsi

  1. Menentukan tema (objek yang akan dibahas).
  2. Menentukan tujuan.
  3. Kumpulkan data-data dan lakukan pengamatan langsung mengenai objek yang akan dibahas.
  4. Setelah data-data terkumpul, susunlah data tersebut menjadi kerangka karangan.
  5. Uraikan kerangka karangan menjadi teks deskripsi yang disesuaikan dengan topik.

Ciri/Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks deskripsi:

  1. Menggunakan kata benda sesuai topik yang dideskripsikan. Seperti: sekolah, rumah, guruku, teman saya, dll.
  2. Menggunakan frasa yang mengandung kata benda. Contohnya yaitu beliau adalah seorang kepala sekolah yang rendah hati, dll.
  3. Mengandung kata sifat yang bersifat menggambarkan. Seperti: satu siswa rajin, dua kaos kaki putih, dll.
  4. Mengandung kata kerja Transitif untuk memberikan informasi subjek. Seperti: siswa itu mengenakan seragam putih biru, dll.
  5. Mengandung kata kerja (perasaan, pendapat) dengan tujuan mengungkapkan pandangan pribadi penulis mengenai subjek. Seperti: saya pikir itu adalah kucing cerdas, saya yakin buku itu murah, dll.
  6. Mengandung kata keterangan untuk memberikan informasi tambahan mengenai objek. Seperti: dengan cepat, di rumah, di kantin, dll.
  7. Mengandung bahasa kiasan berupa perumpamaan atau metafora. Seperti: kulitnya lembut seperti benang sutra, dll.
  8. Contoh Teks Deskripsi tentang Hewan
contoh teks deskripsi tentang hewan

http://www.jatengpos.com

Riko adalah nama kucingku yang ada di desa. Riko adalah seekor kucing kampung yang telah lama aku temukan di selokan dekat sungai saat aku hendak berangkat les. Riko memiliki bulu hitam tanpa ada kombinasi warna apapun. Umurnya sekitar lima bulan, riko aku temukan dalam keadaan bulunya yang basah karena pada saat itu desaku sedang diguyur hujan. Melihat Riko tampak lapar dan kedinginan aku tak tega membiarkannya tetap berada di tempat yang tidak layak tersebut. Dan akhirnya aku memutuskan untuk membawa Riko pulang.

Tak heran lagi, setelah beberapa hari Riko aku rawat dia berubah menjadi seekor kucing yang tangkas dan periang.

Setelah beberapa hari aku merawatnya, kini Riko telah menjadi kucing lucu yang sehat dan periang. Bermain dan jalan-jalan adalah aktivitas kegemaran si kucing lucu ini.  Setiap pagi hari kebiasaan Riko adalah keluar rumah, dan ia akan kembali ke rumah ketika sore. Walaupun begitu setiap aku pulang dari sekolah Riko sudah stanby di rumah untuk menunggu ku pulang, dia meminta makan lalu kembali pergi bermain.

Riko adalah kucing yang sangat mengemaskan. Dengan tingkahnya yang lucu setiap hari aku merasa terhibur dengan adanya Riko. Riko adalah kucing kesayanganku. Jika aku sedang sedih Riko selalu saja mengerti, karena setiap aku sedih Riko selalu bertingkah lucu sehingga kesedihanku akan hanyut dalam tawaku.

Contoh Teks Deskripsi tentang Sekolah

contoh teks deskripsi tentang sekolah

thegorbalsla.com

SMA Negeri 2 Tuban adalah salah satu sekolah terbaik di Tuban. Sekolah ini mendapat pandangan baik dari seluruh masyarakat sekitar, bahkan banyak sekali calon siswa siswi baru yang ingin mendaftarkan diri di SMA ini. Karena SMA 2 Tuban predikatnya telah diakui mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Selain itu kualitasnya juga dibuktikan dengan melalui indeks input dan output prestasi sekolah ini. Pada tahun lalu, SMA Negeri 2 Tuban ini menjadi salah satu sekolah dengan input dan output sama, yaitu nomor tiga untuk Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan nomor satu untuk Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Bukan hanya indeks prestasi saja yang membuat SMA ini terkesan baik, namun lingkungan dan fasilitas yang ada disini juga menduduki peringkat atas. SMA ini terletak di Jalan Panglima Sudirman no. 07-09. SMA Negeri 2 Tuban ini sangat mudah diakses bagi seluruh masyarakat karena letaknya yang tidak berada di pusat kota namun juga tidak berada di lingkungan yang jauh dari kota. SMA ini terletak di sebuah jalan kecil yang suasananya tidak begitu ramai, dengan demikian suasana belajar mengajar akan lebih nyaman karena terhindar dari kebisingan kendaraan.

SMA Negeri 2 Tuban memiliki luas tanah seluas kurang lebih satu hektar. Sekolah ini tidak menginginkan muridnya merasa kurang nyaman dengan lingkungan sekolah yang ada. Oleh karena itu sekolahan ini dilengkapi dengan sebuah joglo dan lima bangunan utama sehingga para siswa merasa betah dengan situasi sekolah yang sangat luas.

Selain beberapa fasilitas bangunan yang disediakan, SMA ini juga memfasilitasi para peserta didiknya dengan beberapa fasilitas yang lengkap. Mulai dari ruang baca, kantin, ruang ibadah, lapangan voli, lapangan basket, lapangan sepak bola, laboratorium fisika, bahasa, dan kimia dengan fasilitas terbaik. Sehingga para siswa dapat mengeksplorasi pelajaran yang didapatkan di sekolah.

Contoh Teks Deskripsi tentang Tempat Wisata

contoh teks deskripsi tentang tempat wisata

sumber : 500px.com

Siapa sih orang Indonesia khususnya orang Jogja yang tidak kenal dengan Malioboro. Malioboro sering disebut sebagai pusat wisata kota Jogja. Malioboro merupakan sebuah jalan yang ada di pusat kota Jogja. Meskipun hanya nama sebuah jalan, Malioboro mempunyai banyak makna dan daya tarik yang tinggi sehingga membuat sepanjang pinggir jalan Malioboro menjadi destinasi wisata pilihan para turis lokal ataupun mancanegara serta memiliki sangat banyak arti kehidupan.

Karena disepanjang jalan Malioboro banyak sekali berbagai macam tempat wisata yang bersejarah yang dapat dikunjungi para wisatawam. Mulai dari keraton Jogja, Titik Nol, serta Pasar Tradisional Bringinharjo. Oleh karena itu jalan Malioboro menjadi salah satu jalan utama yang ada di kota Jogja. Terdapat berbagai macam mall, toko tua, hotel, dan beberapa kantor dinas yang ada di pinggiran jalan Malioboro.

Contoh Teks Deskripsi tentang Benda

contoh teks deskripsi tentang benda

sumber : 500px.com

Dengan seiring berjalannya waktu, alat teknologipun juga ikut berkembang dengan sangat pesatnya. Hp, barang yang bentuknya kecil tapi sangat banyak manfaatnya. handphone, sebuah teknologi terkini yang sudah banyak digunakan di kalangan masyarakat terutama di kalangan remaja.

banyak sekali fungsi dari handphone salah satunya adalah untuk menelfon mengirim sms ataupun memainkan internet sayangnya handphone sudah disalah gunakan oleh kalangan remaja. Handphone banyak ditemui di berbagai daerah maupun belahan dunia karena penciptaannya yang dapat mempermudah pekerjaan manusia.

BAB 2

Pengertian cerita fantasi:Cerita fantasi merupakan salah satu genre cerita yang sangat penting untuk melatih kreativitas. Berfantasi secara aktif bisa mengasah kreativitas.

Memahami dan Mencipta Cerita Fantasi:

  1. Fantasi aktif yaitu fantasi yang dikendalikan oleh pikiran dan kamauan. Contoh : seorang perancang, pelukis, dan penulis.
  2. .Fantasi pasif yaitu fantasi yang tidak dikendalikan. Contoh : melamun.

      Unsur karya satra :

  1.Isntrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari dalam .

     2.Ekstrinsik adalah unsur yang membangun karya sast

     Macam macam unsur intrinsik :

1.    Tema dan amanat

      Tema adalah inti cerita.

      Amanat adalah pesan yang diambil dari suatu cerita.

2.    Penokohan dan perwatakan.

       Protagonis adalah tokoh utama/baik.

       Antagonis adalah tokoh jahat.

       Tritagonis adalah tokoh penengah antara protaginis dan antagonis.

       Figuran/sampingan adalah tikoh pengganti.

3.    Latar/setting dan macamnya :

      Latar tempat.

    Latar waktu.

       Latar suasana.

4.    Alur/plot adalah urutan waktu.

–       Alur maju.

–       Alur mundur.

–       Flash back adalah sorot baik atau campuran.

5.    Gaya bahasa.

6.    Point of view/sudut pandang pengarang.

–            Macam macam unsur ekstrinsik:

–       Idialisme pengarang

–       Politik ekonomi.

–       Social budaya.

–       Jenis cerita fantasi berdasarkan kesesuaian dalam kehidupan nyata ada dua kategori 1.fantasi total fantasi sebagian (irisan).

–    2. fantasi total berisi fantasi pengarang terhadap objek tertentu. Pada cerita kategori ini semua yang terdapat pada ceritasemua tidak terjai dalam dunia nyata.

–       Cerita fantasi  irisan yaitu cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi tetapi masih menggunakan nama nama dalam kehidupan nyata.

      Struktur teks ceita fantasi:

–  1.Orientasi, ciri isi : pengenalan tokoh, latar, watak tokoh, dan konflik.

–  2.Komplikasi, ciri isi : hubungan sebab akibat sehingga masalah itu memuncak.

–   3.Resolusi, ciri isi : berisi penyelesaian masalah dari konflik yang terjadi.

Contoh teks cerita fantasi

KEKUATAN EKOR BIRU NATAGA

oleh Ugi Agustono

Seluruh pasukan Nataga sudah siap hari itu. Nataga membagi tugas kepada seluruh panglima dan pasukannya di titik-titik yang sudah ditentukan. Seluruh binatang di Tana Modo tampak gagah dengan keyakinan di dalam hati, mempertahankan milik mereka. Hari itu, sejarah besar Tana modo akan terukir di hati seluruh binatang.. Mereka akan berjuang hingga titik darah penghabisan untuk membela tanah air tercinta.

Saat yang ditunggu pun tiba. Mulai terlihat bayangan serigala-serigala yang hendak keluar dari kabut. Jumlah pasukan cukup banyak. Nataga dan seluruh panglima memberi isyarat untuk tidak panik.

Pasukan siluman serigala mulai menginjak Pulau Tana Modo, susulmenyusul bagai air. Tubuh mereka besar-besar dengan sorot mata tajam. Raut wajah mereka penuh dengan angkara murka dan kesombongan, disertai lolongan panjang saling bersahutan di bawah air hujan. Mereka tidak menyadari bahaya yang sudah mengepung. Semua binatang tetap tenang menunggu aba-aba dari Nataga.

“Serbuuuu …!” teriak Nataga sambung-menyambung dengan seluruh panglima.

Pasukan terdepan dari binatang-binatang hutan segera mengepung para serigala dengan lemparan bola api. Pasukan serigala sempat kaget, tak percaya. Cukup banyak korban yang jatuh di pihak serigala karena lemparan bola api. Namun, pemimpin pasukan tiap kelompok serigala

langsung mengatur kembali anak buahnya pada posisi siap menyerang. Mereka tertawa mengejek binatang-binatang ketika banyak bola api yang padam sebelum mengenai tubuh mereka. Bahkan dengan kekuatan mereka, mereka meniup bola api yang terbang menuju arah mereka.

“Hai ….! Tak ada gunanya kalian melempar bola api kepada kami!” Seru serigala dengan sorot mata merah penuh amarah.

Binatang-binatang tidak putus asa. Namun, pasukan serigala dalam jumlah dua kali lipat bahkan lebih dari pasukan binatang, mulai bergerak maju, seolah hendak menelan binatang-binatang yang mengepung. Binatang-binatang yang pantang menyerah juga tidak takut dengan gertakan para serigala.

“Gunakan kekuatan ekormu, Nataga!” bisik Dewi Kabut di telinga Nataga.

Nataga sempat bingung dengan kata-kata Dewi Kabut. Karena banyak bola api yang padam, Nataga segera memberi aba-aba berhenti melempar dan mundur kepada seluruh pasukan.

Tiba-tiba, Nataga, pemimpin perang seluruh binatang di Tana Modo, segera melesat menyeret ekor birunya. Mendadak, ekor Nataga mengeluarkan api besar.Nataga mengibaskan api pada ekornya yang keras, membentuk lingkaran sesuai tanda yang dibuat oleh semut, rayap, dan para tikus. Lalu, ia melompat bagai kilat dan mengepung serigala dalam api panas. Kepungan api semakin luas. Serigala-serigala tak berdaya menghadapi kekuatan si ekor biru. Teriakan panik dan kesakitan terdengar dari serigala-serigala yang terbakar. Nataga tidak memberi ampun kepada para serigala licik itu.

Selesai pertempuran Nataga segera menuju ke atas bukit, bergabung dengan seluruh panglima. Levo, Goros, Lamia, Sikka, dan Mora memandang Nataga dengan haru dan tersenyum mengisyaratkan hormat dan bahagia.

Ugi Agustono The Little Dragon

BAB 3

 Teks Prosedur.

Pengertian teks prosedur:Teks Prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan terdapat penjelasan/keterangan dalam langkah tersebut.

–       Tujuan teks prosedur menjelaskan kegiatan yang harus dilakukan agar pembaca/pemirsa dapat secara tepat dan akurat mengikuti sebuah proses membuat sesuatu, melakukan sutu pekerjaan, dan menggunakan alat.

Ciri teks prosedur dari segi isinya ada tiga:

(a) panduan langkah langkah yang harus dilakukan,

(b) aturan atau batasan dalam hal bahan/kegiatan dalam melakukan kegiatan,

(c) isi kegiatan yang dilakukan secara urut (kalau tidak urut disebut tips).

     Ciri-ciri kebahasaan:

     a.kalimat perintah karena pada teks prosedur pembaca berfokus untuk melakukan suatu kegiatan, b. Kalimat saran  dan larangan agar diperoleh hasil maksimal pada waktu menggunakan, membuat,
c. penggunaan kata dengan ukuran akurat ( ¼ tepung, 5 buah rimpang kunyit),
d. menggunakan kelompok kalimat dengan batasan yang jelas (rebus hingga menjadi bubur, lipat bagian ujung kanan sehingga membentuk segitiga sama kaki). 

–       Ciri kalimat perintah : intonasi pada tengah kalimat naik/maninggi, diakhiri dengan tanda baca seru(!), kalimat perintah menggunakan pola invensi, biasanya menggunakan partikel lah ataupun kan.

–       Adverbial atau kata keterangan adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata lain, seperti verba (kata kerja), atau adjektifa (kata sifat).

–       Struktur teks prosedur :

1.    Judul

–       Dapat berupa nama benda/sesuatu yang hendak dibuat/dilakukan.

–       Dapat berupa cara melakukan/menggunakan Sesutu.

2.    Pengantar yag menyatakan tujuan penulisan.

–       Dapat berupa pernyataan yang menyatakan tujuan penulisan.

–       Dapat berupa paragraph pengantar yang menyatakan tujuan penulisan.

3.    Bahan atau alat untuk melaksanakan suatu prosedur.

–       Dapat berupa daftar/rincian.

–       Dapat berupa paragraph.

–       Pada teks prosedut tertentu, misalnya prosedur melakukan Sesutu, tidak diperlukan bahan dan alat.

4.    Langkah/tahapan dengan urutan yang benar.

–       Berupa tahapan yang ditunjukkan dengan penomoran.

–       Berupa tahapan yang ditunjukkan dengan kata yang menunjukkan urutan : pertama, kedua, ketiga,dst.

–       Berupa tahapan yang ditunjukkan dengan kata yang menunjukkan urutan waktu : sekarang, kemudian, setelah itu, dst.

Contoh Teks Prosedur Kompleks Tentang Cara Membuat Keripik Balado

teks prosedur kompleks membuat keripik balado

kripiku.com

Keripik singkong balado merupakan salah satu cemilan khas kota Padang. Rasanya yang pedas bisa membuat banyak orang menyukainya. Untuk kamu yang suka terhadap makanan pedas. Inilah cara membuat keripik singkong balado.

Bahan-bahan:

  • 500 gram singkong yang sudah dikupas
  • ½ sendok teh garam

Bumbu:

  • 3 sendok makan minyak goreng
  • 5 buah cabe merah yang sudah dihaluskan
  • ½ sendok teh garam
  • 4 sendok makan gula pasir
  • 2 sendok makan air asam

Langkah-langkah membuat Keripik Balado:

  • Singkong diiris tipis-tipis.
  • Didihkan 3 gelas air dengan garam.
  • Masukkan singkong hingga mengapung. Kemudian angkat dan tiriskan.
  • Panaskan minyak goreng. Lalu gorenglang singkong sampai garing. Sisihkan.
  • Panaskan minyak goreng. Setelah itu tumis cabe, garam, gula dan air asam sambil diaduk-aduk.
  • Masukkan singkong yang sudah disisihkan tadi. Kemudian aduk rata.
  • Angkat dan taruh di dalam wadah yang kedap udara.
  • Dan balado siap dinikmati.

BAB 4

      Pengertian teks laporas hasil observasi:Teks cerita fantasiadalah bahan tertulis yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan, menggambarkan, atau membayangkan berbagai perbuaan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka. Dengan kata lain, hal-hal yang digambarkan dalam teks fantasi adalah hal-hal yang tidak nyata atau fiksi.

–       Isi yang dibahas adalah ilmu tentang suatu objek/konsep.

–       Objek yang dibahas bersifat umum sehingga menjelaskan ciri umum.

–       Bertujuan menjelaskan dari sudut pandang ilmu.

–       Objek atau hal dibahas secara sistematis dari sudut ilmu.

–       Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berfungsi untuk memberiakn informasi tentang sutu objek atau situasi, setelah diadakannya investigasi/penelitian secara sistematis.

–       Teks laporan hasil observasi menghadirkan informasi tentang suatu hal secara apa adanya lalu dikelompokkan dan dianalisis secara sistematis .

–       Teks laporan hasil observari biasanya dengan fakta fakta yang bias dibuktikan secara ilmiah.

–       Struktur teks laporan hasil observasi :

      1. pernyataan umum (klasifikasi dan definisi), deskripsi bagian, simpulan.

     2.Pernyataan umum berisi definisi, kelas/kelompok, keterangan umum, atau informasi tambahan tentang subjek yang dilaporkan.

–    3.  Deskripsi bagian berisi perincian bagian bagian hal yang dilaporkan.

–   4.Simpulan berisi ringkasan umum hal yang dilaporkan (boleh ada dan tidak ada).

Ciri-Ciri Bahasa teks laporan hasil observasi

Ciri-ciri dari teks hasil observasi adalah sebagai berikut:

  1. Mengandung fakta.
  2. Bersifat objektif.
  3. Ditulis sempurna dan lengkap.
  4. Tidak memasukkan unsur-unsur yang menyimpang, mengandung prasangka atau pemihakan
  5. mengandung prasangka, atau pemihakan.
  6. Disajikan secara menarik, tatas bahasa jelas, isinya
  7. berbobot, dan susunan logis.
  8. Teks laporan sering dimulai dg kalimat definisi tentang penggolongan atau klasifikasi. seperti contoh: (a) Mamalia adalah binatang yang menyusui. atau (b) “Kucing besar” itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging.
  9. Dalam laporan observasi sering digunakan kelompok nomina (kata benda) dengan penjenis dan kelompok nomina dengan pendeskripsi. 
  10. Kelompok nomina dg penjenis tidak bisa disisipi oleh kata apa pun. Kedua kata itu harus saling berdekatan. 
  11. Kelompok nomina dg pendeskripsi dapat disisipi, misalnya dengan kata penyangat, seperti sangat atau terlalu dan kata pewatas seperti yang.
  12. disajikan secara menarik, baik dalam hal tata bahasa yang jelas, isinya berbobot, maupun susunan logis.

Langkah-langkah penyusunan teks laporan hasil observasi

Untuk membuat teks laporan hasil observasi agar lebih mudah, maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan observasi objek penelitian yang akan dijadikan judul laporan
  2. Menentukan judul laporan yang baik dan benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan
  3. Menusun kalimat pembuka
  4. Menusun isi laporan yang berisi gagasan atau ide pokok dan saran yang disertai alasan terhadap laporan hasil pengamatan.
  5. Menulis kalimat penutup.

Untuk menyusun teks laporan hasil observasi setiadaknya anda harus melihatkan  5W + 1 H dengan uraian sebagai berikut:

  1. What (apa)
  2. Who (siapa)
  3. When (kapan)
  4. Where (dimana)
  5. Why (mengapa)
  6. How (Bagaimana)

–       Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Lingkungan Sekolah

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Lingkungan Sekolah

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Lingkungan Sekolah | Sumber : 500px.com

Berikut ini adalah contoh teks laporan hasil observasi lingkungan sekolah.

SMP Sukamulya Bandung yang berlokasi di Jalan Macan No. 23 Bandung ini adalah salah satu sekolah yang memiliki kondisi lingkungan sehat dan bersih karena sekolah ini memiliki 2 jenis lingkungan yaitu lingkungan hidup atau benda hidup yang disebut juga biotik dan lingkungan mati atau benda mati yang sering disebut dengan abiotik.

Lingkungan hidup di sekolah tersebut meliputi tanaman-tanaman hias dan pohon-pohon besar yang terawat dengan baik. Pohon-pohon besar tersebut berhasil menaungi lingkungan sekolah sehingga sekolah menjadi teduh dan sejuk, sedangkan untuk lingkungan mati atau benda mati terdiri dari gedung sekolah, peralatan sekolah, dan properti sekolah.

Lingkungan hidup disini dimulai dari halaman depan sekolah. Disana terdapat beberapa tanaman-tanaman hias yang indah dipandang. Kemudian ada juga taman yang dihias dengan beragam tanaman dan rerumputan. Tanaman-tanaman hias itu ada di berbagai tempat tersebar di lingkungan sekolah misalnya di depan ruang guru, di depan kelas, dan di ruang kepala sekolah.

Jenis-jenis tanaman hias yang terdapat di SMP Sukamulya ini beragam, diantaranya yaitu bunga bougenville, bunga mawar, bunga lili, bunga asoka, bunga anggrek, bunga kembang sepatu, bunga alamanda, bunga kemuning dan bunga amarilis. Semua bunga tersebut dirawat dengan baik sehingga tertata dengan cantik di halaman sekolah dan tempat lainnya di dalam sekolah.

Untuk beberapa jenis pohon besar yang ada di SMP Sukamulya tersebut diantaranya yaitu pohon bambu jepang yang berukuran kecil, pohon mangga, pohon beringin, beringin karet, pohon bambu kuning, pohon jeruk, pohon cemara, dan masih banyak lagi. Uniknya lagi, di halaman belakang pekarangan kelas terdapat bebarapa tanaman yaitu jagung dan singkong.

Hasil dari kebun tersebut biasanya digunakan untuk keperluan penelitian biologi dan dikonsumsi bersama oleh para siswa dan guru. Untuk lingkungan benda matinya terdapat gedung sekolah yang terdiri dari ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang kelas siswa, ruang tata usaha, perpustakaan, UKS, aula, koperasi, kantin, kamar mandi dan gudang.

Sedangkan untuk peralatan yang terdapat di sekolah tersebut antaralain meja kursi para siswa, lemari buku, papan tulis, layar LCD proyektor, globe, alat-alat peraga untuk keperluan pelajaran biologi, dan lain-lain. Ada juga peralatan olah seperti bola sepak, bola basket beserta ringnya, bola voli, bola tenis, jaring bulu tangkis, jaring voli, dan masih banyak lagi.

Di bagian lapangan terdapat lapangan olahraga yang dapat digunakan untuk bermain voli, basket, sepak bola, lapangan upacara dan lapangan khusus untuk tempat parkir kendaraan para siswa dan guru. Demikianlah hasil observasi lingkungan di SMP Sukamulya Bandung yang terdiri dari lingkungan benda hidup dan lingkungan benda mati.

Belajar Mendeskrepsikan

A. Menentukan Ciri Isi dan Tujuan Teks Deskripsi

Tujuan teks deskripsi menggambarkan objek dengan cara memerinci objek secara subjektif atau melukiskan kondisi objek dari sudut pandang penulis.

Teks deskripsi bertujuan menggambarkan/melukiskan secara rinci dan penggambaran sekonkret mungkin suatu objek/ suasana/ perasaan. Dengan demikian pembaca seakan-akan melihat, mendengar, mengalami apa yang dideskripsikan.

Objek yang dibicarakan pada teks deskripsi bersifat khusus (objek tertentu yang kemungkinan berbeda dengan objek lain). Objek yang dideskripsikan bersifat pendapat personal dari penulis.

Isi teks deskripsi diperinci menjadi perincian bagian-bagian objek, menggambarkan secara konkret, sehingga teks deskripsi banyak menggunakan kata khusus.

Selain itu Isi teks deskripsi bersifat personal dengan kandungan emosi sehingga menggunakan kata-kata dengan emosi kuat. Misalnya: ombak menggempur, kemolekan pantai, ibuku yang tangguh.

Ditinjau dari bentuknya teks deskripsi dibedakan menjadi dua kategori. Yaitu teks deskripsi berdiri sendiri sebagai teks dan teks deskripsi yang menjadi bagian teks lain (cerpen, novel, lagu, iklan, dll).

Lihat Video berikut:https://www.youtube.com/watch?v=i6PntqtbuIc

B. Menentukan Isi Teks Deskripsi

Cara menentukan isi teks deskripsi dapat dilakukan dengan menjawab beberapa pertanyaan seperti:

  • Teks deskripsi itu membicarakan tentang apa?
  • Apa saja yang dijelaskan penulis pada awal, inti, dan akhir teks deskripsi?
  • Apa tujuan penulis menampilkan teks deskripsi tersebut?
  • Bagaimana penulis menggambarkan topik pada teks deskripsi?

C. Menelaah Struktur dan Bahasa Teks Deskripsi

Upaya menelaah struktur dan bahasa teks deskripsi dapat dilakukan dengan cara menjawab pertanyaan:

Apakah ciri bagian teks yang disebut identifikasi? Apakah ciri bagian teks yang disebut deskripsi bagian? Bagaimana ciri bagian simpulan teks deskripsi?

Struktur teks tanggapan deskriptif mencakup: identifikasi, deskripsi bagian, simpulan.

D. Menyajikan Lisan dan Menulis Teks Deskripsi

Langkah-langkah dalam menyusun teks deskripsi.

  • menentukan subjek yang akan dideskripsikan dan buat judul.
  • membuat kerangka bagian-bagian yang akan dideskripsikan.
  • mencari data dari subjek yang ditulis. menyusun kalimat-kalimat menjadi paragraf pembuka, deskripsi, dan penutup.
  • memerinci objek/ suasana yang kamu deskripsikan dengan menggunakan kata dan kalimat yang merangsang pancaindera.